TIPS MENGAHAFALAKAN AL QUR’AN DI MASA PANDEMI COVID 19

Pandemi ini menyebabkan seluruh aktivitas masyarakat terhenti. Salah satunya kegiatan belajar mengajar, sudah hampir setengah tahun lamanya kegiatan belajar mengajar di sekolah maupun di perguruan tinggi ditiadakan, diganti dengan cara belajar daring (dalam jaringan) di rumah masing-masing. Cara belajar daring/online seperti ini bisa dikatakan adalah cara belajar baru yang dilakukan di dunia pendidikan Indonesia, yang sebelumnya tidak pernah dilakukan.

Pembelajaran Al Qur’an pun tak luput dari imbas pandemi ini. Pembelajaran yang biasanya  dilakukan dengan tatap muka secara langsung, saat ini harus menggunakan cara daring. Sehingga guru dan siwapun harus menyesuaikan dengan pembelajaran daring ini.

Ada beberapa cara menghafal Al-Qur’an berikut ini sekiranya dapat diterapkan dimasa pandemi ini. Adapun Tips di bawah ini merupakan saduran dari artikel Fitria Wahyu Limbong yang dimuat di harian Kompasia sebagai berikut:

Talaqqi

Talaqqi berarti seorang guru (yang lebih ahli dalam pelafalan Alquran) membacakan Alquran untuk kemudian diikuti oleh para muridnya. Sedangkan tasmi’ berarti seorang murid membaca Alquran untuk didengarkan oleh gurunya untuk diperbaiki jika ada kesalahan. 

Tikrar

Tikrar berarti pengulangan bacaaan hingga hafal, caranya :

  1. Baca ayat pertama hingga 10-20 kali hingga hafal
  2. Lalu baca ayat kedua sebanyak 10-20 kali hingga hafal
  3. Baca ayat pertama + kedua sebanyak 10-20 kali hingga hafal
  4. Lalu baca ayat ketiga sebanyak 10-20 kali hingga hafal
  5. Kembali baca ayat pertama + kedua + ketiga sebanyak 10-20 kali hingga hafal Dan seterusnya

Muraja’ah 

Muraja’ah sangat penting karena muraja’ah inilah yang akan melekatkan hafalan secara lebih kuat ke dalam benak kita. Setelah hafal ulangi kembali bacaan tersebut, inilah yang dimaksud dengan muraja’ah. 

Cara mudah menghafal secara mandiri, mulailah dari ayat pertama. Bacalah berulang-ulang sampai hafal. Lanjutkan ayat kedua dengan cara yang sama sampai hafal. Kemudian ayat ketiga dengan cara yang sama sampai hafal. Untuk memantapkan hafalan tiga ayat tersebut, ulangilah seraya meminta guru atau orang tuamu untuk menyimak hafalanmu ayat satu, dua, dan tiga sekaligus sampai mahir. 

Setelah tiga ayat hafal dan lancar, dan jika kamu menjumpai dengan ayat yang panjang maka hafalan boleh dilanjutkan ke ayat keempat saja karena ayatnya panjang. Caranya seperti menghafal ayat pertama, yaitu diulang-ulang sampai hafalan mahir dan lancar. Untuk memantapkan hafalan keempat dan ayat sebelumnya, maka bersabarlah mengulangi kembali hafalan ayat pertama sampai dengan ayat keempat. dilanjutkan ayat kelima, dibaca secara berulang-ulang sampai hafal dan lancar. 

Untuk memantapkan hafalan keempat dan ayat sebelumnya, maka bersabarlah mengulangi kembali hafalan ayat pertama sampai dengan ayat keempat. Setelah itu baru boleh melanjutkan hafalan ayat selanjutnya.

Terakhir, semua hafalan dari ayat pertama sampai dengan ayat selanjutnya bagus dan mantap baik hafalan maupun panjang pendek bacaan, dan pelafalan setiap hurufnya. Dengan demikian, sudah siap untuk diuji di depan guru atau orang tua maupun teman-teman. Dan usahakan selalu istiqamah dalam jumlah hafalanmu setiap harinya, contoh satu hari satu halaman atau setengah halaman yang penting istiqamah dalam jumlah hafalanmu.

Mulai dari sekarang marilah kita membiasakan diri untuk menghafal Alquran dalam kehidupan kita sehari-hari. Menghafal Alquran termasuk ibadah sebagai tujuan hidup dalam Islam jika dilakukan ikhlas karena Allah dan bukan untuk mengharapkan pujian di dunia sebagaimana fungsi Alquran dalam kehidupan dan keajaiban Alquran di dunia. 

Salah satu ciri orang yang berilmu menurut standar Alquran, adalah mereka yang memiliki hafalan Alquran sebagai cara dan bentuk manfaat membaca Alquran setiap hari.  

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top
1
Hubungi Kami di Sini
Assalamualaikum
ada yang bisa kami bantu?