Pak Achmadku… Favoritku

/Ifaz

Kebutuhan masyarakat Indonesia yang semakin tinggi terhadap pendidikan yang bermutu, menunjukkan bahwa pendidikan telah menjadi salah satu pranata kehidupan yang kuat dan berwibawa, serta memiliki peranan yang sangat strategis dalam pembangunan peradaban bangsa Indonesia. Pengalaman menunjukan bahwa pendidikan banyak memberi manfaat yang luas bagi kehidupan bangsa.

Dengan pendidikan akan lahir masyarakat yang terpelajar dan berakhlak mulia yang menjadi pilar utama dalam membangun masyarakat sejahtera, terutama dari pendidikan pada usia dini setingkat Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar. Di sisi lain, pendidikan juga memberikan sumbangan nyata terhadap pertumbuhan ekonomi melalui penyediaan tenaga kerja yang berkompeten, menguasai tekhnologi dan mempunyai etos kerja yang tinggi. Tenaga kerja dengan kualifikasi pendidikan yang memadai akan memberi kontribusi pada peningkatan produktifitas Nasional.

Sekolah Islam Terpadu Insan Mandiri Depok yang merupakan wadah pendidikan dasar tentu akan memberikan kontribusi yang besar bagi masyarakat sekitar sebagai calon penerus perjuangan bangsa. Ibarat sebuah bangunan, pendidikan dasar merupakan pondasi yang harus dikuatkan, agar bangunan tidak mudah rusak oleh berbagai goncangan yang ada.

Peran maksimal yang dicapai sekolah sebagai wadah Pendidikan dasar, merupakan hasil kontribusi dan kerjasama dari seluruh keluarga besar SIT Insan Mandiri Depok yang mana ujung tombaknya berada di tangan para guru hebat. Berdasarkan apa yang telah diketahui bersama, guru memiliki peran ganda yang luas, baik di sekolah, di keluarga, maupun di lingkungan masyarakat. Guru yang baik dan efektif ialah guru yang dapat memainkan semua perannya dengan baik.

Seiring berjalannya proses kegiatan belajar mengajar tentu banyak sekali hal yang menjadi sorotan bersama, salah satunya dapat berupa karekter seorang guru saat mengajar. Sebut saja Ia Achmad Fauzi Arrasyid atau yang biasa dipanggil Pak Achmad. Ia merupakan salah satu guru yang terbilang unik dalam mengajar. Tidak hanya memiliki bermacam metode mengajar yang unik, Ia juga memiliki karakter dan cara berkomunikasi yang terbilang unik juga, sehingga tidak sedikit dari siswa dan orang tua siswa yang menyebutnya sebagai guru favorit.

Ia tidak pernah menjelaskan materi pelajaran secara kontekstual, melainkan menuangkannya ke dalam berbagai macam permainan dan kuiz. Pelajaran yang terbilang susahpun sering kali terlewati tanpa terasa. Di luar pelajaran Ia selalu menjaga baik-baik komunikasi dengan siswa dan orang tua siswa. Bahkan kerap kali Ia meluangkan waktu untuk sekedar mengobrol ringan dengan mereka atau bahkan mengajarkan secara pribadi beberapa siswa yang masih belum bisa memahami materi pelajaran.

“Mengajar itu bukan masalah kita bisa menyelesaikan batasan materi yang telah ditentukan, tapi tentang bagaimana kita bisa berkomunikasi secara baik dengan siswa sehingga mereka mampu dengan mudah memahami apa yang telah disampaikan, baik berupa pengetahuan baru maupun nilai-nilai sosial.” Ujarnya, Kamis (12/11/2020).

“Pak Achmad orangnya asyik. Dia sering membuat teman-teman Guru tertawa bersama. Sikapnya kepada siswa dan orang tua siswapun terbilang ramah, bahkan tak sedikit dari siswa yang dengan sengaja menghubunginya sekedar untuk bercerita tentang diri mereka maupun bertanya tentang pelajaran yang belum mereka pahami.” Kata Dwi, Kamis (12/11/2020).

Begitu lekatnya sosok Pak Achmad di hati siswa. Banyak dari mereka yang memberikan komentar positif dan selalu menunggu jadwal Kembali diajar olehnya. “Pak Achmad orangnya baik, perhatian, pokoknya kalau lagi belajar sama Pak Achmad seneng deh!.” Kata Hany kelas 4, Kamis (12/11/2020).

“Pak Achmad orangnya seru, orangnya simpel gak mau ribet. Pak Achmad juga tegas tapi tetap seru sih.” Kata Huda kelas 5, Kamis (12/11/2020). Sekalipun memiliki karakter yang terbilang bersahabat, namun Pak Achmad tetap memiliki sikap yang serius dalam menyampaikan pelajaran. Sikap serius tersebut didampingi dengan berbagai macam metode yang menarik sehingga berkesan sangat menyenangkan bagi semua siswa, terbukti dari pendapat seorang siswa kelas 6 yang bernama Maulana, “ Orangnya baik, seru kalau lagi bercanda, terus kalau lagi belajar Pak Achmad serius tapi diselingi dengan sedikit candaan, jadi bikin kita tidak pusing begitu. Intinya seru lah sama Pak Achmad.”. Kamis (12/11/2020).

Pada dasarnya jika seorang guru mau senantiasa belajar dan memahami siswanya, maka secara tidak langsung dia akan menjadi guru yang baik. Secara otomatis juga akan menjadi guru yang menyenangkan dan dirindukan seperti Pak Achmad.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top
1
Hubungi Kami di Sini
Assalamualaikum
ada yang bisa kami bantu?