MAHFUDZOT

image repost from www.smadwiwarna.sch.id

لَنْ تَنَالَ العِلْمَ إِلاَّ بِسِتَّةٍ، ذَكَاءٌ وَحِرْصٌ وَاجْتِهَادٌ وَدِرْهَمٌ وَصُحْبَةُ أُسْتَاذٍ وَطُوْلُ زَمَانٍ

Lan tanaalal ilma illa bisittatin, dzakaaun, wa hirsun, wajtihaadun, wa dirhamun wa suhbatul ustaddzi, wa tullu zamaanin.
Kamu tidak akan mendapatkan ilmu kecuali dengan enam perkara: kecerdasan, rakus pada ilmu, ketekunan, bekal, menghormati guru dan waktu yang lama

Kiat-kiat mendapatkan ilmu yang bermanfaat

  1. Kecerdasan; dengan memiliki IQ yang baik menjadi modal dalam memahami ilmu yang diberikan oleh seorang guru, dan sebaliknya ketika memiliki IQ yang kurang baik menjadi kendala dalam memahami ilmu yang disampaikan oleh guru.
  2. Tamak; yaitu rakus dalam mencari ilmu sehingga tidak akan merasa cukup dengan ilmu yang dimiliki dan selalu mencari tambahan dalam ilmu pengetahuan.
  3. Bersungguh-sungguh; memiliki sifat pantang menyerah dalam mencari ilmu serta jauh dari kata bersantai santai dalam menuntut ilmu.
  4. Dirham/bekal; mencari ilmu diperlukan dana untuk menopang proses pembelajaran dalam menggapai ilmu
  5.  Suhbatul ustaadzi bergaul dengan orang berilmu, dengan lingkungan orang yang cerdik pandai akan memudahkan akses keilmuan atau apabila terdapat kesalahan yang kita lakukan segera mendapatkan bantuan dari orang cerdik pandai karena kita mempergauli atau dekat dengan para alim ulama soleh.
  6. Waktu lama ; mendalami ilmu tidak hanya dapat dilakukan dengan waktu hitungan menit atau hari, apalagi dengan perkembangan pengetahuan tentu investasi waktu yang tidak sedikit diperlukan guna meraih keilmuan ini. Waktu adalah gratis akan tetapi kita tidak dapat membelinya.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top
1
Hubungi Kami di Sini
Assalamualaikum
ada yang bisa kami bantu?