KAWAN

/Ifaz

The Poem was posted by ujungpena10.blogspot.com

Kawan…

Keringatku bercecer di rantau perang
Darahku tertetes menoda ribaan
Mayatku menumpuk bergelimpangan
Bagai daging busuk yang tidak termakan

Ah benar…
Kini telah usai masa-masa kelam
Tiada lagi kisah pilu mendalam

Kau tahu…?
Tidak lagi kupaksa kau mengangkat senapan
Tidak lagi kupinta kau menerjang meriam

Tapi… angkatlah pena

Ukirlah asa di hati para belia
Tumbuhkan harapan untuk hidup yang ceria
Dan ceritakan kisah tentangku pada mereka

Ingatlah…!
Setelah hancur badan ini oleh meriam
Sekaranglah giliranmu
Kawan.

(teruntuk seluruh guru Indonesia. SELAMAT HARI GURU)
Karya : A. TB. Fahmi

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
1
Hubungi Kami di Sini
Assalamualaikum
ada yang bisa kami bantu?