Berakhlakul Karimah

Aku Gemar Membaca

Peribahasa     : Rajin pangkal pandai (Rajin belajar/ membaca akan membuat kita mengerti dalam segala hal) Pepatah mengatakan, “Buku adalah jendela dunia”. Semakin banyak kita membaca buku, semakin kita mengenal dunia. Jika malas membaca buku maka kita akan buta terhadap dunia. Al-Quran mengajarkan kita untuk gemar membaca. Terbukti dari ayat yang pertama turun yaitu “Iqra/ bacalah” yang artinya perintah untuk membaca.

Bersikap Pantang Menyerah

Peribahasa     : Biar lebur binasa, selangkah berpantang surut (Tidak mau menyerah, maju terus pantang mundur). Kita harus memiliki sikap pantang menyerah dalam segala hal. Jangan sampai kita menjadi anak yang mudah menyerah seperti peribahasa berikut, Seperti layang-layang putus talinya (Seseorang yang putus harapannya, kemudian menyerah pada nasib). Contoh dalam mempraktekan sikap pantang menyerah adalah meneladani Nabi Ulul Azmi.

Membudayakan Rendah Hati

Rendah hati artinya tidak sombong. Larangan berbuat sombong terdapat dalam Quran surah al-Isra’ Ayat 37:

وَلَا تَمۡشِ فِي ٱلۡأَرۡضِ مَرَحًاۖ إِنَّكَ لَن تَخۡرِقَ ٱلۡأَرۡضَ وَلَن تَبۡلُغَ ٱلۡجِبَالَ طُولاً

Artinya “Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung”.

Ciri-ciri orang rendah hati adalah selalu menghormati orang lain, senang berbuat kebaikan, tidak sombong dan  suka memaafkan.

Ayo Berhemat

Peribahasa     : hemat pangkal kaya (dengan berhemat kita akan memiliki kesempatan untuk menabung).

Pepatah mengatakan, “Belilah apa yang dibutuhkan, bukan yang diinginkan”.

Kita dilarang bersikap boros seperti yang dijelaskan dalam Quran surah al-Isra’ Ayat 27:

إِنَّ ٱلۡمُبَذِّرِينَ كَانُوٓاْ إِخۡوَٰنَ ٱلشَّيَٰطِينِۖ وَكَانَ ٱلشَّيۡطَٰنُ لِرَبِّهِۦ كَفُورا

Artinya “Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya”.

Cara berhemat adalah dengan mendahulukan kebutuhan yang pokok dan tidak melakukan perbuatan tabzir/ boros. Tabzir adalah membeli sesuatu yang tidak bermanfaat. Hemat juga tidak hanya dalam harta atau uang, kita juga harus hemat waktu dan tidak menyia-nyiakannya dengan melakukan perbuatan yang tidak bermanfaat.

Keuntungan bersikap hemat antara lain hidup dalam kesederhanaan dan kesahajaan, terhindar dari sikap boros dan perilaku tabzir, bijaksana dalam mengatur keuangan, tidak pernah menyia-nyiakan waktu, dan memilih melakukan sesuatu yang bermanfaat.

7 thoughts on “Berakhlakul Karimah”

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top
1
Hubungi Kami di Sini
Assalamualaikum
ada yang bisa kami bantu?