مَحْفُوْظَاتُ

/zasyu.keiz وَمَااللَّذَّةُ اِلاَّ بَعْدَ التَّعْبِ Tidak ada kenikmatan kecuali setelah kepayahan قِيْمَةُ المَرْءِ بِقَدْرِ مَايُحْسِنُهُ Nilai seseorang itu sebesar kebaikannya لاَ تَحْتَقِرْ مِسْكِيْنًا وَكُنْ لَهُ مُعِيْنًا  Jangan menghina orang miskin, tetapi jadilah penolong baginya خَيْرُالنَّاسِ أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا وَأَنْفَعُهُم لِلنَّاسِ Sebaik-sebaik manusia itu adalah yang lebih baik budi pekertinya dan bermanfaat bagi manusia