Kedudukan Doa di Bulan Ramadhan

(Oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mensyariatkan suatu bulan yang agung, yaitu bulan Ramadhan. Dan Allah telah menjelaskan di dalam Al-Quran tentang syariatNya yaitu di dalam Surat Al-Baqarah ayat 183-187.

Allah Ta’ala jelaskan di sana tentang hukum-hukum seputar bulan Ramadhan. Allah menjelaskan tentang kewajiban puasa Ramadan, keutamaannya, dan hal yang lainnya yang berkaitan dengan Ramadan.

Di dalam ayat-ayat Ramadhan tersebut Allah menyisipkan satu ayat yang memiliki pesan tersirat yang terkadang membuat bertanya-tanya sebagian orang, mengapa Allah menyisipkan ayat ini? Apa hubungannya dengan ayat-ayat Ramadan sebelum dan setelahnya?

Allah Ta’ala berfirman:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُواْ لِي وَلْيُؤْمِنُواْ بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

“Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepadaKu, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintahKu) dan hendaklah mereka beriman kepadaKu, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS Al-Baqarah [2]: 186)

Di tentang ayat-ayat tentang puasa Ramadhan, Allah Ta’ala menyisipkan ayat ini. Dan cukuplah ini sebagai bukti bahwa betapa pentingnya kedudukan doa di dalam bulan Ramdhan.

Dan doa-doa yang tidak akan ditolak oleh Allah adalah salah satunya doa seorang yang sedang berpuasa.images

Spread the love

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of